close

Friday, July 10, 2026

author photo
Katarak mata
Ilustrasi katarak mata

Pojok Review - Anda mungkin sering mendengar istilah penyakit "katarak mata". Kebanyakan tidak begitu peduli dengan kondisi matanya, karena mengira katarak mata adalah penyakit untuk orang tua saja.


Memang benar sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa usia tua adalah faktor utama penyakit katarak mata ini. Tapi, jangan lupa, di kawasan pedesaan di Sumatera, 1 dari 10 pemuda mengalami katarak, loh. Katarak mata pada usia muda ini disebut katarak presenil, alias kekeruhan lensa mata yang terjadi di bawah usia 40 tahun.


Apa penyebabnya? Kadar kolesterol dari makanan yang tinggi, asap bahan bakar berlebihan, dan merokok. Bukankah itu berarti hampir semua orang berpotensi terkena katarak mata usia muda ini?


Apa pertanda Anda berpotensi terkena katarak mata?


  • Pertama, warna-warni "dunia" mulai terlihat memudar. Bila Anda melihat filter kamera, coba lihat filter sepia. Nah, kalau dunia Anda sudah terlihat seperti filter itu, maka segera periksakan mata Anda. 
  • Kedua, mata kabur dan memutuskan menggunakan kacamata. Tapi, berapapun ukuran lensanya, mata Anda tetap tidak nyaman. Kalau kondisi sudah seperti itu, segera periksakan mata Anda.
  • Ketiga, saat siang hari, rasa silaunya terasa sangat mengganggu pandangan. Bahkan meski hari sedang mendung dan cukup gelap sekalipun, selama ada sinar matahari, rasa silaunya tetap terasa berlebihan dan tidak nyaman. Ini pertanda Anda harus segera ke dokter mata.


Kalau ketiga kondisi itu sekaligus Anda rasakan, itu berarti si katarak ini sudah mulai menggerogoti kenyamanan mata Anda.


Apakah ada solusi? Yah... bisa dibilang, satu-satunya solusi adalah "operasi katarak". Tapi, jangan takut. Karena ini adalah jenis operasi yang sangat cepat, tidak butuh rawat inap, tidak pakai jagitan, dan Anda langsung pulang di hari yang sama.


katarak mata



Begini Proses Operasi Katarak


Operasi Katarak itu bukannya menakutkan, justru membebaskan Anda. Kata "operasi" sering bikin bulu kuduk merinding. Tapi, di era sekarang, operasi katarak itu prosedur super cepat.


Metode modern seperti fakoemulsifikasi hanya butuh sayatan sekecil 2-3 milimeter (lebih kecil dari biji wijen!). Dokter akan memecah lensa keruh dengan gelombang ultrasonik, lalu menggantinya dengan lensa buatan yang jernih. Total waktu? Cuma sekitar 15–30 menit. Nggak pakai jahitan, nggak perlu rawat inap, dan kamu bisa langsung pulang di hari yang sama.


Bayangkan, setelah berminggu-minggu melihat dunia buram, dalam sekejap mata (literally!), kamu bisa kembali menikmati detail wajah orang tersayang atau membaca papan nama jalan dari kejauhan.


Yang Perlu Kamu Siapkan Sebelum dan Sesudah Operasi Katarak


Tentu saja, keberhasilan operasi katarak nggak 100% bergantung pada dokter. Ada peran besar dari kamu sendiri, terutama dalam hal disiplin perawatan pasca operasi katarak.


Sebelum operasi katarak, pastikan:


  • Gula darah dan tekanan darah stabil (ini penting banget!).
  • Berhenti merokok dan konsumsi alkohol setidaknya seminggu sebelumnya.
  • Datang dengan pendamping, karena matamu akan "off" sementara.


Setelah operasi katarak, jangan coba-coba lakukan hal ini!


  • Jangan pernah menggosok mata, sekalipun terasa gatal. Itu adalah godaan terbesar!
  • Hindari air keran atau kolam renang masuk ke mata selama 1–2 minggu.
  • Gunakan pelindung mata saat tidur untuk perlindungan.
  • Patuhi jadwal kontrol dan tetes mata dari dokter. Ini WAJIB!


Info menarik tentang Katarak Mata


Menariknya, katarak ini justru adalah kata metafora dan puitis sekali. Katarak berasal dari bahasa Yunani kuno yakni katarraktes (καταρράκτης) yang artinya turun (kata) dan aracssein yang berarti menerjang/memukul.


Arti katarraktes itu artinya sesuatu yang turun dan menerjang ke bawah. Kata itu digambarkan untuk metafora air terjun, atau setipenya yang menggambarkan sesuatu yang turun dengan cara menghantam ke bawah.


Lalu, ketika orang Yunani kuno pertama kali terkena penyakit ini, mereka merasa ada sesuatu yang terjun (seperti air terjun, atau awan yang jatuh) di matanya sehingga menghalangi pandangan. Itu tepat seperti yang ingin dikatakan orang Yunani kuno untuk menggambarkan penyakit katarak mata yang dideritanya: omikhlē katarrhaktou tēn diaugeian tou kosmou peri eme amauroi (ὁμίχλη καταρράκτου τὴν διαύγειαν τοῦ κόσμου περὶ ἐμὲ ἀμαυροῖ)


Yang artinya versi yang lebih metaforis:


"Semburan buram dari air terjun itu mengaburkan tatanan cahaya yang sempurna di seluruh jagat yang kulihat."


Menarik, bukan? Para tabib Yunani kuno sangat jeli. Mereka tidak hanya memberi nama pada gejala, tetapi menangkap pengalaman penderita secara utuh: kehilangan bukan hanya fungsi penglihatan, tetapi juga kehilangan koneksi dengan keindahan dan keteraturan dunia.

This post have 0 komentar

This Is The Newest Post
Previous article Previous Post