Kesalahpahaman dan Fakta Mengejutkan Tentang Buah dalam Ilmu Biologi

Daftar Isi [Tutup]
    Fakta mengejutkan tentang buah dalam biologi

    PojokReview - Ketika mempelajari biologi, maka Anda akan mengkaji kehidupan dan organisme hidup. Bagian yang akan Anda kaji mulai dari taksonomi, persebaran, evolusi, pertumbuhan, struktur dan fungsinya. Ditambah lagi, saat ini dengan perkembangan ilmu, maka biologi sudah semakin berkembang dengan banyak cabang.

    Salah satunya adalah botani, yang khusus untuk mempelajari tentang tumbuhan. Dari pembelajaran tentang tumbuhan, secara biologi, ternyata selama ini ada banyak kesalahpahaman tentang sayur dan buah yang kita kenal selama ini.

    Berikut beberapa kesalahpahaman dan fakta mengejutkan tentang buah dalam ilmu biologi.


    1. Strawberry


    Ada banyak kesalahpahaman dan fakta yang unik dari buah yang disukai banyak orang dan kerap ada sebagai topping dari berbagai jenis kue dan makanan manis ini. Fakta pertama yang cukup dikenal adalah strawberry ternyata bukan termasuk dalam buah berry! Yah, strawberry nyatanya tidak bersaudara dengan berry lainnya semacam blackberry, blueberry, anggur dan berry-berry lainnya.

    Syarat dari buah bisa termasuk berry adalah kecil, lunak, berair, berwarna cerah, rasanya manis atau asam, tidak punya lubang dan sebagainya. Sedangkan stroberi adalah jenis buah agregat, yang berarti bunga dengan banyak ovarium.

    Sedangkan berry memiliki satu ovarium. Maka, anggur justru termasuk berry, dan strawberry tidak termasuk.

    Fakta lain tentang strawberry adalah yang termasuk dalam buah adalah bintik-bintik berwarna kuning kecoklatan yang kerap kita sebut sebagai biji strawberry. Kenapa? Karena bintik-bintik itulah yang merupakan hasil dari bakal buah yang berkembang.

    Sedangkan yang "berwarna merah" dan kerap kita makan itu, adalah dasar bunga. Dengan demikian, bagian yang kita makan adalah perkembangan dasar bunga, sedangkan bijinya adalah perkembangan bakal buah. Oleh karena itu, dalam pelajaran biologi, buah satu ini disebut buah semu.

    2. Jambu Monyet


    Kejadiannya persis seperti strawberry, di mana bakal buah berkembang menjadi "biji" atau sering kita sebut sebagai kacang mete. Sedangkan bagian dasar bunganya berkembang menjadi berwarna merah di atasnya.

    Hanya saja, karena ketika memakan jambu mete, bagian yang dimakan justru adalah bagian "merah"nya, itulah kenapa sering terjadi kesalahpahaman bahwa bagian tersebut adalah "buah" dan bagian buah yang asli disebut sebagai biji.

    3. Pisang 


    Para ahli membagi buah menjadi kategori jeruk, berry, buah berbiji dan pome. Nah, pertanyaannya, masuk dalam kategori apa buah pisang? Nyatanya, pisang termasuk dalam berry, dan seperti diulas sebelumnya, strawberry justru bukan berry.

    Buah memiliki syarat tertentu untuk masuk dalam kategori berry, antara lain buah sederhana yang muncul dari satu bunga (dengan hanya satu indung telur) dan memiliki banyak biji.

    Faktanya, pisang memenuhi semua persyaratan tersebut. Bagaimana dengan biji? Yah, ada bagian seperti titik-titik berwarna gelap di dalam tubuh pisang, itu adalah bijinya yang begitu lembut dan langsung dimakan.

    4. Durian


    Durian berasal dari bakal buah dan berkembang menjadi buah berukuran besar. Buah durian terdiri dari tiga hal, yakni kulit luar (yang keras dan berduri), selaput biji (arillus) dan biji.

    Terus, yang berwarna kuning dan manis, kerap kita makan itu termasuk bagian apa? Yah, jawabannya adalah selaput biji. Jadilah, ternyata kita selama ini bukanlah memakan "buah durian" tapi hanya memakan "selaput biji" yang dalam bahasa biologi disebut "arillus".

    5. Jagung


    Berdasarkan fakta biologi, ahli botani menyebutkan bahwa seseorang sebenarnya sedang makan ratusan buah jagung dalam sekali makan. Karena yang termasuk "satu buah" jagung adalah satu "butir" yang berwarna kuning, dengan berwarna putih sebagai bijinya.

    Dan satu buah jagung yang kita kenal selama ini nyatanya adalah satu tongkol yang berisi ratusan buah jagung. Ini adalah buah jagung "yang sebenarnya".



    6. Terong dan Tomat


    Terong selalu dimasukkan dalam kategori sayur-sayuran. Begitu juga tomat, yang masuk dalam kategori sayuran. Faktanya, Anda tidak akan pernah menemukan kedua jenis tumbuhan ini di toko buah.

    Faktanya, ahli botani sepakat bahwa kedua jenis tumbuhan tersebut adalah buah. Bahkan, dari ciri-cirinya, tomat dan terong yang berasal dari bakal buah, memiliki rasa yang asam, banyak biji dan hanya memiliki satu indung telur, maka kedua ini mengikuti jejak pisang, yakni termasuk buah berry.

    Itu tadi berbagai fakta dan kesalahpahaman yang sudah "mendarahdaging" di masyarakat. Meski secara biologis, hal tersebut adalah hal yang salah. Namun, hingga saat ini, fakta-fakta di atas masih belum banyak diketahui, khususnya oleh masyarakat biasa, yang tidak mendalami ilmu biologi, khususnya botani. 
    Tinggalkan Komentar