Sunday, May 23, 2021

author photo

PojokReview.com - Apakah Anda pernah merasa berada di jurang terdalam dalam hidup Anda, sehingga benar-benar merasa kehilangan jati diri? Bahkan ada banyak orang-orang yang memutuskan ingin bunuh diri karena hal itu.


Namun, tiga orang berikut ini adalah orang-orang yang berbeda. Mereka pernah jatuh dalam kondisi yang paling sulit, namun memilih untuk tidak menyerah. Orang-orang ini perlahan membangun kembali kepercayaan dirinya, dan akhirnya membalikkan keadaan dengan berhasil meraih kesuksesan. 


Siapa saja tiga orang ini? Simak ulasannya berikut ini.


1. Sirivat Voravetvuthikum, Pengusaha Sukses asal Thailand




Apa yang ada di benak Anda bila Anda berusia 48 tahun lalu jatuh bangkrut? Dari seorang multi-milioner, menjadi seorang yang tak punya apa-apa?


Sirivat Voravetvuthikum, seorang pebisnis sukses asal Thailand adalah seorang pengusaha properti dan real estate yang sangat kaya raya sebelum krisis moneter menghajar Thailand di tahun 1997. Perusahaannya bangkrut total di tahun 2003, dan usianya sudah 48 tahun.


Semua harta kekayaannya sudah ludes, mobil dan rumahnya juga sudah disita untuk membayar hutang. Tapi, ia masih memiliki hutang sebesar 400 juta bath, alias sekitar Rp20 miliar.


Siapa yang tidak depresi dalam kondisi seperti itu? Namun Sirivat memilih untuk tetap bertahan hidup, didampingi oleh istri dan anak-anaknya. Istrinya membuat roti sandwich dari sore hingga pagi, dan pagi harinya giliran Sirivat yang menjajakan roti sandwich keliling pasar Bangkok. Ia menggunakan kotak berwarna kuning untuk menjajakan roti sandwich buatan istrinya, dan lebih banyak bertemu pertanyaan:


"Kenapa multi-milioner seperti Anda turun ke jalan untuk jualan roti seharga 40 bath (sekitar Rp8000)?"


Atau pertanyaan seperti ini:


"Apakah Anda tidak malu berjualan di jalan?"


Atau seperti ini:


"Bagaimana perasaan Anda dari menjual kondonium dan apartemen seharga miliaran, lalu menjadi jualan sandwich seharga 40 bath?"


Kata Sirivat, pertanyaan seperti itu lebih banyak ditemukannya ketimbang "berapa harga roti sandwich ini,?"


Namun, "bakat" untuk menjadi sukses memang tidak lepas dari Sirivat. Dalam kurun beberapa tahun, tepatnya di sekitar tahun 2009, ia hanya tinggal memiliki hutang sekitar 11 juta bath, atau sekitar Rp 5 miliar. Dan ia perlahan-lahan membangun kembali bisnisnya.


Sekarang, di tahun 2021, Sirivat telah memiliki puluhan outlet penjualan roti sandwich. Sirivat menjelma kembali menjadi seorang milioner, dan publik jauh lebih menghormatinya ketimbang ketika ia menjadi milioner di tahun sebelum 1997.


2. Lady Gaga, Penyanyi asal Amerika Serikat




Siapa yang tidak kenal Lady Gaga, the mother of devil? Namun, ketika baru akan memulai karirnya di bidang musik, Lady Gaga bertemu dengan seorang produser yang menjanjikan akan menjadikan karirnya menanjak. 


Tapi, apa yang terjadi selanjutnya justru memilukan. Usianya masih 19 tahun, namun produser tersebut justru memperkosanya. Tidak tanggung-tanggung, Lady Gaga menjadi hamil dan nyaris kehilangan kepercayaan dirinya.


Bahkan Lady Gaga terkena gangguan psikologis hingga hari ini, karena kejadian tersebut. Ia stres dan trauma karena hal itu. Wanita muda mana yang tidak stress karena pemerkosaan, sampai hamil pula?


Namun, bukan berarti Lady Gaga harus mengubur impiannya untuk menjadi seorang penyanyi profesional. Ia tetap berjuang melawan depresinya dan melatih kemampuannya. Ia melawan depresinya selama 2,5 tahun dan tetap berusaha berjuang mencapai impiannya.


Dan sekarang, Lady Gaga telah menjelma menjadi diva dunia yang disegani karena karya-karyanya.


3. Luis Suarez, pemain bola Uruguay




Siapa yang menyangka Atletico Madrid mampu menjungkalkan dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona dalam perebutan gelar kampiun La Liga? Yah, salah satu kunci sukses Atletico Madrid adalah nama Luis Suarez, striker tajam asal Uruguay.


Tapi, ketika Atletico Madrid keluar sebagai juara karena gol Luis Suarez di pertandingan terakhir mereka, Suarez justru menangis terisak. Penyebabnya, ia merasa lega karena mampu melawan rasa keterpurukannya.


Luis Suarez datang ke Barcelona dengan banyak harapan. Ia ingin bermain di klub kuat dan merengkuh juara Eropa dan Spanyol. Namun, Barcelona pada akhirnya mulai tidak memerdulikannya, dan melepasnya di bursa transfer awal musim.


Beruntung Atletico membuka pintu untuknya. Luis Suarez memulai musim dengan rasa sakit hati karena merasa terbuang dari klub lama yang dicintainya. Dan sekarang, ia telah membuktikan bahwa keputusan Barcelona adalah keputusan yang salah, dan Suarez membuktikan bahwa dirinya adalah orang yang terlalu berharga untuk dibuang sia-sia.

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post