close

Monday, February 21, 2022

author photo
Chromebook, laptop untuk guru dan siswa

pojokreview - Anda tentu sudah mendengar tentang laptop chromebook, bukan? Yah, dengan harganya yang cukup terjangkau namun spesifikasi meyakinkan, chromebook diklaim sebagai laptop yang pas untuk guru dan siswa.


Sebagai contoh, Lenovo Chromebook C340 misalnya, dibekali dengan prosesor Intel Celeron N4000 yang bisa bergerak di kecepatan 2.6GHz, serta dibekali pula dengan chipset Intel SoC Platform dan kartu grafis Integrated Intel UHD Graphics 600. RAM 4GB (soldered) DDR4-2400, dan penyimpanan 32GB eMMC ditambah 128 SSD. 


Baterainya bertahan hingga 10 hari untuk penggunaan normal, layarnya 10 inch dan bisa sentuh, serta bisa diputar hingga 360 derajat. Desainnya juga sangat tipis dan sangat ringan, hanya 1,2 kg saja. Dibekali dengan 2x USB 3.1 yang support untuk power delivery, displayport hingga data transfer. Dengan seabrek itu teknologi yang disematkan ke dalam Lenovo Chromebook C340, tahukah Anda bahwa produk ini hanya dijual dengan harga Rp4 jutaan ke bawah!


Rata-rata Chromebook yang dibekali RAM 4 GB dijual dengan harga Rp4 jutaan. Lihat saja HP 14 Pentium Silver, HP Chromebook 14 N4020U, ASUS Chromebook C423NA, dan sebagainya. Rata-rata produk-produk tersebut dijual dengan harga Rp3 hingga 4 jutaan. Mengapa harus yang dibahas adalah laptop dengan RAM 4 GB? 


Karena itu spesifikasi minimal yang ditentukan pemerintah RI untuk laptop yang dibagikan ke sekolah-sekolah. Yah, Chromebook adalah laptop yang nantinya akan dibagikan ke seluruh sekolah di Indonesia. Pertanyaannya, kenapa Chromebook? Apakah benar chromebook adalah pilihan terbaik untuk guru dan siswa?


Review Chromebook: Laptop untuk Guru dan Siswa


Chromebook, laptop untuk guru dan siswa


Untuk ujicoba, Pojok Review membeli ASUS Chromebook C432NA di salah satu online shop dengan harga yang terjangkau, hanya Rp3.600.000-an belum ditambah ongkir. Jelasnya, harga itu masih cukup terjangkau bila dibandingkan dengan laptop konvensional.


Setelah menunggu beberapa hari, Chromebook akhirnya tiba dan yah, di dalam kotaknya hanya ada laptop dan charger (adaptor) yang tipe-C, persis seperti charger untuk ponsel keluaran terbaru. Melihat tampilan luarnya, nyaris tidak ada beda dengan laptop pada umumnya, hanya saja Chromebook C432NA dari Asus ini sangat tipis, dan juga sangat ringan. Dan ada logo Google Chrome di sudut kanan atas produk ini.


Perbedaan utama laptop chromebook dengan laptop lainnya justru baru terlihat jelas ketika dinyalakan. Yah, ChromeOS yang dibuat oleh Google, itu yang membedakan laptop Chromebook dengan laptop lainnya yang menggunakan sistem operasi lain.


Ketika bertemu dengan software yang sangat diperlukan bagi siswa dan murid, Microsoft Word dan "teman-temannya", Anda baru menyadari bahwa selain aplikasi dari Google Play Store, aplikasi lainnya sangat berbeda. Dengan kata lain, chromebook akan sangat baik menjalankan semua aplikasi Google, namun akan sangat "berbeda" ketika menjalankan aplikasi lain di luar Google.


Bagaimana dengan Ms Office, Adobe, dan sebagainya? Aplikasi yang bisa dijalankan di Chromebook ialah aplikasi yang bisa diunduh di Google Play Store. Maka program bereksistensi .exe tidak bisa dijalankan di Chromebook. Tapi, khusus untuk Ms Office, Anda bisa menggunakan layanan Microsoft 360, dan membuka serta mengerjakan file lewat browser.


Bagaimana dengan Adobe? Yah, adobe memang bisa ditemukan di Google Play Store. Tapi, yah sangat berbeda dan lebih banyak kurangnya, bila dibandingkan dengan Adobe versi reguler.


Chromebook rata-rata memiliki RAM 4GB, dan penyimpanan tidak lebih tinggi dari 64GB. Kenapa seperti itu? Jawabannya, karena Anda akan sangat mengandalkan internet, cloud milik Google, dan tentunya Google Play Store. Jadinya, Anda tidak begitu perlu penyimpanan internal.


Tapi, Chromebook adalah "pilihan yang buruk" untuk Anda yang ingin melakukan editing video, musik, foto, dan sebagainya. Jadi, bila Anda ingin membeli laptop untuk melakukan editing seperti yang disebutkan sebelumnya, maka chromebook jelas bukan pilihan yang tepat untuk Anda.


Terakhir, pengguna Chromebook sangat bergantung pada internet. Ketika bertemu dengan sinyal yang kuat dan stabil, laptop ini bisa melakukan fungsinya dengan sangat baik. Tapi, ketika jauh dari internet, yah untuk mengetik dokumen saja Anda sudah tidak bisa lakukan lagi. Karena pengetikan dilakukan di browser mengandalkan Microsoft 360.


Pertanyaannya, apakah seluruh sekolah di negeri ini sudah tercakupi oleh internet? Karena, tanpa internet, Chromebook "bukanlah apa-apa". Tapi yang jelas, chromebook dengan segala kelebihan dan kelemahannya memang ditujukan untuk kebutuhan komputasi standar. Mulai dari sekolah, kuliah, hingga kantor. Karena itulah, Chromebook bisa menjadi pilihan yang tepat untuk guru dan siswa, selama akses internet lancar.

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post