Friday, June 11, 2021

author photo
Buku catatan Marie Curie
Buku Catatan milik Marie Curie

Pojokreview.com - Anda tentu mengingat betapa akhir-akhir ini sering terjadi sweeping buku-buku tertentu. Mulai dari buku berpaham kiri, sampai paham radikal. Tapi, ternyata buku itu belum sedemikian berbahaya.


Ada buku yang masih sangat berbahaya bahkan hingga hari ini. Buku tersebut adalah buku catatan harian milik Marie Curie. Buku yang Anda lihat gambarnya di atas, memang sekilas tampak seperti buku pada umumnya.


Apa yang membuat buku itu menjadi sedemikian berbahaya?


Sebelum mengenal buku tersebut dan apa saja isinya, mari kita mengenal dulu siapa itu Marie Curie. Marie Curie adalah seorang perempuan pertama di dunia yang memenangkan hadiah Nobel. Tidak tanggung-tanggung, karena Marie Curie mendapatkan nobel sebanyak dua kali. Sekali di tahun 1903 untuk nobel di bidang Fisika. Sedangkan tahun 1911 ia mendapatkan Nobel sekali lagi di bidang kimia. Dia adalah seorang ahli fisika dan kimia yang menemukan radio aktif dan perintis radiologi.


Marie Curie, bersama suaminya Pierre Curie mendirikan Curie Institute di mana akhirnya ia menemukan unsur radium dan polonium. Ia meninggal di tahun 1934 dikarenakan anemia plastik. Itu adalah konsekuensi karena ia terlalu banyak terpapar radiasi.


Marie Curie, penerima Nobel dua kali untuk cabang berbeda. Dia menjadi perempuan pertama penerima Nobel di dunia


Selama melakukan penelitian, Marie Curie menulis semua yang dilakukannya, apa saja yang diteliti, dan sebagainya di buku catatan tersebut. Ia bahkan menulis sambil melakukan penelitian di laboratoriumnya. Masalahnya adalah, saat itu radioaktivitas masih belum diketahui. 


Maka buku tersebut menyimpan banyak sampel senyawa bahan. Mereka menyimpan sampel di kantong jas lab standar, termasuk menyimpan bukunya. Maka buku catatan Marie Curie tersebut mengandung senyawa berbahaya yang masih ada hingga saat ini. Yah, buku itu juga masih disimpan oleh Institut Fisika Nuklir di Polandia, dengan kotak yang berlapis timah. 


Bila Anda ingin membacanya, maka Anda akan menandatangani perjanjian tertentu. Salah satunya, pihak perpustakaan yang menyimpan buku itu tidak akan bertanggung jawab apabila terjadi sesuatu pada diri Anda karena terekspos radiasi dari senyawa yang masih menempel di buku itu.


Ketika membacanya, Anda juga akan ditempatkan di ruang baca khusus, juga menggunakan pakaian khusus, dan Anda juga ditempeli alat untuk memantau kontaminasi selama membaca. 


Jadi, berbeda dengan buku "berbahaya" lainnya, buku satu ini justru berbahaya karena fisiknya, bukan apa yang dikandung di dalamnya. Ini contoh foto seseorang yang membaca buku catatan Marie Curie tersebut.


Buku Catatan Marie Curie


Meski demikian, belum pernah ada yang tercatat meninggal karena membaca buku tersebut. Bahkan ada yang membacanya selama setahun dan rutin. Tapi, karena perlindungan yang ketat, serta paparan radiasi yang cukup kecil (karena sudah puluhan tahun disimpan), jadinya tidak tercatat ada korban yang menjadi korban karena buku tersebut.

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post