close

Wednesday, June 09, 2021

author photo

Launching Melon Hikapel beberapa waktu lalu

PojokReview - Indonesia memiliki tanah yang subur. Maka sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan lingkungan hidup merupakan salah satu kekuatan dari Indonesia. Ternyata, sudah banyak sekali terobosan anak negeri di bidang-bidang tersebut, terutama di bidang pertanian.


Beberapa waktu lalu, tepatnya di akhir Maret 2021, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) meluncurkan hasil inovasi mereka yang disebut Melon Hikapel. Bila Anda melihat sekilas, dengan tekstur kulit yang halus, serta ukurannya sebesar buah apel, maka Anda tidak bisa langsung percaya bahwa ini adalah buah melon.


Melon Hikapel yang pertama diluncurkan pada tahun 2015 yang disebut "handy melon hikapel" alias melon yang sebesar genggaman tangan. Di tahun 2021, diluncurkan lagi "baby melon hikapel" yang lebih kecil dan mudah di bawa ke mana-mana. Bobotnya hanya 250 gram per buah, memang seukuran apel pada umumnya.


Tapi, Anda akan benar-benar takjub ketika mengetahui aroma dan rasanya benar-benar khas. Lebih wangi daripada melon pada umumnya, juga punya rasa yang manis, dengan daging buah berwarna oranye seperti jeruk. Tentu sangat berbeda dengan melon pada umumnya yang berwarna hijau.


Tentunya bukan hanya itu andalan dari varietas unggulan hasil dari inovasi di bidang pertanian Indonesia satu ini. Yah, nutrisinya jauh lebih tinggi dari melon konvensional, meski ukurannya jauh lebih kecil.


Melon ini mengandung senyawa beta karoten, mineral penting, serta vitamin C, dan antioksidan.  Varietas yang sudah tercatat dalam Daftar Umum PVT dan terdaftar di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman ini juga ditanam dengan aman, sehingga bebas dari senyawa ethrel, juga pestisida.




Varietas yang dikembangkan oleh dosen serta mahasiswa di Fakultas Biologi UGM ini sangat tepat untuk ditanamn di dataran rendah, juga sangat pas untuk urban farming (pertanian di daerah perkotaan). Ditambah lagi, melon hikapel ini akan panen hanya dalam waktu 2 bulan saja sejak penanaman.


Bila Anda hendak mencoba mencicipi melon satu ini, Anda bisa membelinya di beberapa toko online, atau penyedia buah. Harganya cukup terjangkau, hanya Rp30 ribu per 500 kg. Bagaimana? Ingin mencoba hasil teknologi anak negeri satu ini?

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post